Kosong
Alat perekam tidak merekam kata tolong
Tidak jelas karena gigi ini sudah ompong.
Aku lelah akan prestis kain licin, rambut klimis
Bagaimana jika aku tidak memikirkan mata-mata itu?
Bagaimana jika aku melakukan sesuatu yang membuat mata-mata itu membelalak tanpa pupil yang membesar?
Aku tidak mau memilih utara, selatan, timur, barat
Aku hanya ingin berdiri di kapal tanpa bendera
Membiarkan awak-awaknya pergi dan kembali
Tidak merasa hangat, tidak akan ada ikatan
Tapi mataku membeku
Mukaku sudah tak terbaca
Jarum kompas di badanku tak bisa diam
Dadaku berat
Badanku terasa meleleh menyatu dengan lautan
Salahkah aku bahwa semua hal itu terasa nikmat?
Melupakan fakta-fakta padahal-padahal semua itu fana
Karena lautan itu bebas, tidak terikat
Badanku ikut mengalir kemana saja
Telingaku membelah akal waras ini
Teriakannya menakutkan
Nyanyiannya menenangkan
Tak memikirkan mata ompong atau gigi besar
Tanpa bendera, tanpa kompas
Membiarkan mataku membeku, badan meleleh
Menyanyi sambil berteriak
Hanya sekali saja
No comments:
Post a Comment